Provinsi DKI Jakarta

YKI DKI dan Singapura Kerja Sama Pelatihan Perawatan Paliatif Kanker

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jakarta menjalin kerja sama dengan Singapore Internasional Foundation (SIF). Kerja sama ini meliputi pelaksanaan program pelatihan perawatan paliatif selama tiga tahun.

Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama ini ditandatangani di Balai Kota DKI, Selasa (20/1), antara Ketua YKI DKI Jakarta Veronica Tjahaja Purnama dan Direktur Eksekutif SIF Jean Tan dan Founder Racher House Foundation Lina Chandra, disaksikan oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Nayar Kumar.

Ketua YKI DKI Jakarta Veronica Tjahaja Purnama mengatakan, kota Jakarta sangat membutuhkan pelayanan untuk perawatan paliatif pasien kanker stadium lanjut. Bekerja sama dengan SIF yang akan memberikan pelatihan perawatan paliatif kepada tenaga dokter dan perawat yang ada di sembilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DKI Jakarta.

Perawatan paliatif merupakan pelayanan dengan memberikan perawatan yang dapat mengurangi penderitaan pasien kanker serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Saya menghargai kerja keras semua pihak selama enam bulan ini, sehingga penandatanganan MoU ini dapat terlaksana. Terima kasih untuk SIF yang akan memberikan bantuan pelatihan kepada tenaga medis Jakarta,” kata Veronica.

Pelatihan akan dimulai pada awal Februari 2015. SIF akan mengirimkan kepala tim sukarelawan yang akan memimpin tim multidisipliner dari Singapura untuk melatih para praktisi kesehatan di Jakarta. Pelatihan akan dilakukan dalam hal penilaian, pengobatan dan terapi nyeri serta keluhan dan gejala yang dialami para pasien kanker.

Direktur Eksekutif SIF Jean Tan mengatakan, tantangan terbesar di Indonesia adalah kurangnya tenaga medis yang memiliki sertifikasi di bidang perawatan paliatif. Padahal kasus kanker baru, khususnya di Jakarta muncul setiap tahun.

“Bersama-sama, SIF, Singapore International Volunteers (SIV) dalam kemitraannya dengan YKI DKI Jakarta dan Rachel House akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas masyarakat medis Jakarta untuk merawat pasien kanker,” ujarnya.

Saat ini diperkirakan terdapat sekitar 10 ribu kasus kanker baru di Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 ribu kasus kanker baru ini berada di stadium lanjut dan tidak bisa disembuhkan.

#Sumber BERITASATU

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>